
Krisis Awal Tahun Tottenham
Tahun 2026 belum menjadi awal yang menyenangkan bagi para pendukung Tottenham. Tim ini belum merasakan kemenangan sejak pergantian tahun, dengan hasil imbang melawan Sunderland dan kekalahan dari Bournemouth. Penderitaan mereka berlanjut pekan lalu saat mereka tersingkir dari FA Cup oleh Aston Villa. Gol dari Wilson Odobert di babak kedua tidak cukup untuk menyelamatkan Spurs dari kekalahan 1-2 di kandang sendiri.
Hasil buruk ini semakin memperburuk posisi Thomas Frank. Pelatih asal Denmark tersebut menghadapi kesulitan dalam meningkatkan performa tim yang kini tenggelam di peringkat 14 klasemen sementara. Satu-satunya keceriaan bagi Spurs adalah rekam jejak pertemuan yang dominan. Mereka hanya kalah satu kali dalam delapan pertandingan terakhir melawan West Ham di kompetisi liga.
West Ham di Ambang Bencana Degradasi
Nasib West Ham juga tidak kalah menyedihkan daripada tuan rumah. Saat ini, mereka terdampar di peringkat 18 klasemen dan berpotensi mengakhiri petualangan 14 tahun mereka di divisi tertinggi. Kekalahan menyakitkan 1-2 dari Nottingham Forest pekan lalu membuat jarak mereka dengan zona aman semakin melebar menjadi tujuh poin.
West Ham belum meraih kemenangan dalam 10 laga terakhir di Premier League. Nuno Espirito Santo, yang menggantikan Graham Potter, baru berhasil membawa timnya meraih tiga kemenangan dari 17 pertandingan. Kemenangan moral atas QPR di FA Cup pekan lalu menjadi satu-satunya kelegaan di tengah badai krisis yang mereka hadapi. Pertahanan menjadi titik lemah utama West Ham, yang belum mencatatkan clean sheet dalam 19 pertandingan terakhir.
Kondisi Tim dan Pemain Baru
Tim Tottenham harus menghadapi berita buruk dengan cederanya Richarlison selama tujuh pekan. Ia bergabung dengan Mohammed Kudus, Dejan Kulusevski, James Maddison, dan Rodrigo Bentancur di ruang perawatan. Pape Sarr juga absen karena tugasnya bersama Senegal di Piala Afrika.
Namun, Spurs memiliki tambahan amunisi berupa Conor Gallagher yang dibeli senilai £34,7 juta dan siap untuk melakoni debutnya. Cristian Romero sudah tidak lagi dikenai sanksi dan siap untuk kembali mengawal pertahanan. Sementara itu, kehadiran Dominic Solanke masih diragukan untuk tampil sebagai starter walaupun sudah pulih dari cedera panjang.
Di pihak tamu, West Ham akan kehilangan El Hadji Malick Diouf yang juga tampil di final Piala Afrika. Konstantinos Mavropanos dan Lukasz Fabianski juga dipastikan absen karena cedera. Namun, kembalinya Aaron Wan-Bissaka dari tugas negara akan memberikan suntikan tenaga di sektor bek kanan. Pemain anyar Pablo Felipe dan Valentin Castellanos juga berpotensi turun sebagai starter.
Perkiraan Susunan Pemain dan Prediksi Skor
Tottenham Hotspur (4-2-3-1): Vicario; Porro, Romero, Van de Ven, Spence; Gray, Palhinha; Simons, Gallagher, Tel; Kolo Muani.
West Ham (4-2-3-1): Areola; Wan-Bissaka, Todibo, Kilman, Scarles; Magassa, Soucek; Bowen, Pablo, Summerville; Castellanos.
Pertandingan ini sangat penting bagi kedua tim yang sama-sama berjuang untuk keluar dari krisis. Meskipun rekor kandang Spurs mengecewakan, mereka tetap sedikit diunggulkan berkat kualitas individu yang mereka miliki. West Ham mungkin mendapatkan energi baru dari pemain anyar dan kembalinya Wan-Bissaka. Namun, rapuhnya pertahanan The Hammers diprediksi akan menjadi peluang bagi lini serang tuan rumah yang agresif.
Prediksi Skor: Tottenham Hotspur 2-1 West Ham.
Potensi Perubahan Taktik
Melihat kondisi cedera dan absennya beberapa pemain kunci, kedua pelatih mungkin akan melakukan penyesuaian taktik untuk pertandingan ini. Thomas Frank bisa memilih untuk memainkan formasi yang lebih bertahan, mengingat kelemahan defensif West Ham. Sementara itu, Nuno Espirito Santo mungkin akan mencoba strategi yang lebih agresif untuk mencetak gol dan mengakhiri rentetan hasil buruk timnya.
Dengan kehadiran Conor Gallagher di lini tengah Tottenham, akan ada harapan untuk kreativitas yang lebih baik dalam mengatur serangan. Sedangkan di pihak West Ham, kehadiran Pablo Felipe bisa menjadi kejutan dengan kualitasnya yang bisa memberikan tekanan tambahan di lini depan.
Faktor Kunci dalam Pertandingan
Salah satu faktor kunci dalam pertandingan ini adalah bagaimana kedua tim mengatasi tekanan. Tottenham harus mampu mengendalikan permainan dan tidak terburu-buru dalam menyerang karena rentan terhadap counter attack. Di sisi lain, West Ham harus bisa memanfaatkan set-pieces dan kelemahan pertahanan lawan untuk menciptakan peluang.
Peran para pemain kunci seperti Gallagher untuk Spurs dan Bowen untuk West Ham akan sangat menentukan hasil akhir pertandingan. Bagaimana mereka bisa mengatur tempo permainan dan menciptakan peluang akan menjadi faktor penentu.
Ekspektasi dari Para Pendukung
Dengan kedua tim dalam posisi yang sulit, para pendukung tentu berharap untuk melihat permainan yang menarik dan hasil yang positif. Tottenham harus segera bangkit dari krisis awal tahun mereka, sementara West Ham membutuhkan kemenangan untuk menjauh dari zona degradasi.
Para suporter akan memberikan dukungan penuh kepada tim kesayangan mereka, dan semoga pertandingan berlangsung dengan sportivitas dan tanpa insiden negatif. Kedua tim memiliki potensi untuk memberikan pertandingan yang menegangkan dan menghibur bagi para penonton.
Kesimpulan
Dengan kondisi kedua tim yang sama-sama berjuang, pertandingan antara Tottenham Hotspur dan West Ham United diprediksi akan berlangsung sengit. Kedua tim memiliki motivasi besar untuk meraih kemenangan dan memperbaiki posisi di klasemen.
Dari segi taktik, pemain kunci, dan ekspektasi para pendukung, pertandingan ini memiliki banyak elemen menarik yang bisa dinikmati. Diharapkan kedua tim bisa memberikan penampilan terbaik mereka dan memberikan hiburan yang memuaskan bagi semua pihak yang menyaksikan.


